Saat mereka mempersiapkan untuk pesta perkawinan Miriyam, Noura mendorong Miriyam untuk mempertebal hubungan dia dengan Yesus. Yakub tidak akan dapat meminjamkan hubungannya dengannya. Sara menasehati Miriyam untuk membelanjakan waktunya dengan Allah dan dia akan menemukan kedamaian. Di dalam persiapan untuk menikah, para wanita di dalam hidup Miriyam memberikan nasehat yang sebenarnya baik bagi semua orang tanpa membedakan status. "Saya sudah mengalami hidup serba kekurangan, dan juga hidup dengan berkelebihan. Saya sudah mengenal rahasianya untuk menghadapi keadaan yang bagaimanapun juga; baik keadaan makmur maupun keadaan miskin, baik keadaan mewah maupun keadaan berkekurangan. Dengan kuasa yang diberikan Kristus kepada saya, saya mempunyai kekuatan untuk menghadapi segala rupa keadaan" (Filipi 4:12-13). Paul bercerita tentang rasa bahagia di dalam semuanya karena Yesus saja adalah lebih. Dengan membuat hubungan kita menjadi prioritas utama, dan memahaminya diatas segalanya, kita dapat menemukan kebahagiaan di mana pun".