Film pendek
Apakah Anda Siap Mengambil Langkah Selanjutnya? (Episode 9)
3 mntFHD
1 dari 2Klip 1 dari 2NUA: Perspektif Baru · 2 bab
Apakah Anda Siap Mengambil Langkah Selanjutnya? (Episode 9)
Sekarang setelah semua yang perlu Anda ketahui masuk akal, apakah Anda siap untuk mengambil keputusan untuk mengikut Yesus Kristus? Inilah caranya.
PertanyaanPertanyaan terkait
PertanyaanmuAyat Alkitab
BagikanJohn 6:68-69
Simon Peter replied, “Lord, to whom would we go? You have the words of eternal life. We believe and know that You are the Holy One of God.”
Berean Standard Bible
Public Domain
Baca selengkapnya...Transkrip
Indonesian (Yesus) (bahasa Indonesia)
Hal paling bersifat fisik, emosional, spiritual yang dapat dilakukan seseorang adalah memilih.
Semua dimulai dari pilihan.
Jika Saudara menonton video ini
kemungkinan Saudara sedang menimbang untuk membuat keputusan itu,
mempercayakan hidup Saudara kepada Yesus.
Percayalah, ini panggilan besar, bukan keputusan sepele.
Seperti, saya tahu betapa sulitnya memercayai orang lain.
Ketakutan akan reaksi orang lain tersebut jika mereka tahu siapa kita sebenarnya.
Hal yang penting, yang akhirnya saya ketahui,
Yesus mengenal kita lebih dari kita mengenal diri kita sendiri.
Setiap pemikiran, setiap tandatanya, setiap kesalahan, Dia tetap mengasihi Saudara.
Saya harap Saudara dapat melihat,
seiring perjalanan kita, betapa Yesus dapat dipercaya.
Ada momen menarik di Injil Yohanes
ketika banyak orang kesulitan menangkap pesan Yesus
untuk mengikut Dia, dan mereka meninggalkan Dia.
Lalu, Yesus berbalik kepada murid-murid-Nya.
dan Dia berkata, “Apakah kamu tidak mau pergi juga?”
Jawaban Petrus tepat sekali.
“Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal;
dan kami telah percaya dan tahu,
bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”
Pada dasarnya, ia berkata ke mana lagi kami akan pergi
setelah kami tahu siapa Engkau?
Saya paham benar maksud Petrus, dengan kata lain,
masih ada ketidakpastian dalam hidup saya,
saya belum mengerti semuanya.
Namun, hal terbaik yang saya miliki adalah hubungan saya dengan Tuhan.
Jadi, jika Saudara siap, dan Saudara ingin mengambil langkah selanjutnya,
Saya undang Saudara untuk menggunakan kata-kata yang akan saya katakan kepada Yesus
dan membuatnya menjadi kata-kata Saudara sendiri.
Inilah tanggapan sepenuh hati untuk apa yang Yesus lakukan bagi Saudara
dan kesempatan untuk memulai hidup Saudara bersama-Nya.
Yesus, terima kasih telah mengasihiku.
Terima kasih untuk nilai yang Engkau berikan dalam hidup-Ku dengan mati untuk dosaku.
Aku mengakui aku perlu pengampunan-Mu.
Aku ingin berubah dari hidup untuk diri sendiri
menjadi mempercayai-Mu memimpin hidupku.
Aku ingin ikut dalam petualangan hidup bersama-Mu
dan menjadi pribadi yang sesuai dengan kehendak-Mu.
Amin.