3 dari 23Easter · 23 bab

Mengapa Yesus Harus Mati?

Tuhan menciptakan manusia untuk terhubung secara rohani dan relasional dengan-Nya, tetapi bagaimana kita dapat menaati perintah-perintah Tuhan? Bagaimana kita bisa hidup tanpa rasa malu? Kita tidak bisa mengembalikan diri kita kepada kehormatan. Sepertinya kita akan binasa, kecuali Tuhan tidak ingin ciptaan-Nya mati. Dia penuh belas kasihan dan pengasih, dan ingin kita dipulihkan, hidup bersama-Nya dalam kehidupan yang utuh.

Pertanyaanmu

Ayat Alkitab

Bagikan
Isaiah 53:5

But He was pierced for our transgressions, He was crushed for our iniquities; the punishment that brought us peace was upon Him, and by His stripes we are healed.

Berean Standard Bible

Public Domain

Baca selengkapnya...
Materi gratis

Ingin memahami Alkitab lebih dalam?

Bergabung dengan pendalaman Alkitab

Transkrip

Indonesian (Isa)
Dosa. Pemisah antara manusia dan sesamanya, dan memisahkan kita dari Allah. Jika manusia bertanggung jawab atas tindakannya dan ketika melakukan dosa, mengapa Tuhan menyelamatkan mereka daripada mengharapkan manusia bertanggungjawab sendiri? Allah adalah kasih, dan pemberi kehidupan. Dia mencitptakan manusia untuk mempunyai hubungan dengan Dia secara rohani. Tetapi manusia memilih untuk melawan kehendak Allah, berdosa, memisahakan kita dari Tuhan - Sang sumber kehidupan. Dosa diturunkan dari generasi ke generasi seperti virus, menyebar dalam kemanusiaan, memisahkan manusia dari Tuhan dan dengan sesamanya. Allah berbicara melalui para nabi-Nya, memberi perintah baru dan kesempatan untuk mengikuti hukum-Nya, tetapi manusia selalu gagal. Akibat dosa, yaitu keterpisahan kita dari Allah, adalah maut Karena Allah itu adil, Dia tidak bisa begitu saja mengampuni dosa manusia. Allah adalah suci dan adil Sifatnya yang tidak kenal kompromi berarti Dia harus menghakimi dan menghukum dosa. Jadi, bukankah bergantung pada usaha kita untuk mendapatkan pengampunan Allah dan menghindari penghakiman? Masalahnya, manusia tidak bisa melakukan perintah Allah, kita tidak bisa hidup tanpa dosa, dan kita tidak dapat menebus diri sendiri. Sepertinya kita ditakdirkan untuk mati. Kecuali Allah tidak menghendaki ciptaan-Nya mati, Dia penuh kasih dan belas kasihan, dan ingin kita dipulihkan, hidup dengan Dia dalam hidup yang utuh. Dimulai dengan Ibrahim dan berlanjut melalui para nabi selama berabad-abad: Allah menyingkapkan bagian demi bagian dari rencana-Nya untuk mengirimkan sang Penebus yang akan membayar lunas dosa umat manusia. Sang penbus itu adalah Isa. Dia turun ke Bumi dari tempat kemuliaan-Nya di Surga, mengambil rupa seorang manusia, dan hidup tanpa dosa yang tidak pernah bisa kita lakukan. Kemudian Isa rela menanggung dosa kita, menanggung hukuman maut atas kita, sekali dan untuk selamanya. Tapi Dia tidak bisa ditahan oleh kematian. Isa bangkit dari kubur, mengalahkan maut dan dosa, memungkinkan kita dapat dipulihkan hubungan kita dengan Allah. Allah mengasihi kita, dan karena manusia tidak dapat memulihkan dirinya sendiri, Isa menebus kita dari dosa dan maut, supaya kita diselamatkan dan hidup bersama Dia. Sekarang kita harus menerima pengorbanan yang telah Isa lakukan buat kita untuk menikmati kemerdekaan melalui hubungan yang dipulihkan dengan Allah.
JesusFilm