Hari 6: Bukti Kasih Karunia
7 Hari Bersama Yesus: Kasih Karunia·6 dari 7Klip 6 dari 7
Hari 6: Bukti Kasih Karunia
Hari Raya Roti Tidak Beragi akan dimulai. Yesus mengirim Petrus dan Yohanes mendahului mereka untuk mempersiapkan perjamuan makan di hari raya. Yesus duduk bersama mereka dan memandang mereka semua. Dia berkata Dia sangat senang dapat makan bersama sebelum Dia menderita. Yesus mengambil cawan dan berdoa pada Allah. Sewaktu Dia berdoa untuk roti dan ikan, Dia bersyukur pada Allah untuk berkat hasil buah anggur yang Allah berikan. Dia lalu memberikannya pada murid yang terdekat dan menyuruh mereka semua meminumnya. Yesus pun mengambil sepotong roti dan berdoa lagi. Dia bersyukur pada Allah karena memberi roti dari hasil bumi dan memecahnya. Dia memberi kedua potong roti itu pada murid-murid dan berkata bahwa roti tersebut mewakili tubuhNya yang diberikan bagi mereka. Mereka perlu makan roti itu dan mengingatNya. Sedangkan cawan masih diedarkan. Yesus berkata bahwa anggur dalam cawan itu adalah perjanjian baru dengan darahNya yang ditumpahkan bagi mereka.
PertanyaanPertanyaan terkait
PertanyaanmuAyat Alkitab
BagikanThen Jesus entered Jericho and was passing through. And there was a man named Zacchaeus, a chief tax collector, who was very wealthy. He was trying to see who Jesus was, but could not see over the crowd because he was small in stature. So he ran on ahead and climbed a sycamore tree to see Him, since Jesus was about to pass that way. When Jesus came to that place, He looked up and said, “Zacchaeus, hurry down, for I must stay at your house today.” So Zacchaeus hurried down and welcomed Him joyfully. And all who saw this began to grumble, saying, “He has gone to be the guest of a sinful man!” But Zacchaeus stood up and said to the Lord, “Look, Lord, half of my possessions I give to the poor, and if I have cheated anyone, I will repay it fourfold.” Jesus said to him, “Today salvation has come to this house, because this man too is a son of Abraham. For the Son of Man came to seek and to save the lost.”
Berean Standard Bible
Public Domain
Baca selengkapnya...