Keluarga·35 dari 42

Bagian Awal

Cerita dari Yesus sangat sesuai dengan tradisi cerita “Judeo-Christian.” Tujuan dari semuanya sejak pembuatan ditujukan pada Kehidupan Yesus. Semua kreasi berbicara tentang keagungan Allah. Sebagaimana Allah menciptakan pria dan wanita Dia menginginkan mereka untuk hidup dalam kedamaian dengan-Nya selamanya. Tetapi karena ketidakpatuhan manusia menjadi terpisah jauh dari Allah. Akan tetapi Allah masih mencintai manusia sehingga seluruh Kitab Allah mengungkapkan rencana-Nya untuk menyelamatkan dunia.

Pertanyaanmu

Ayat Alkitab

Bagikan
Genesis 1:26-27

Then God said, “Let Us make man in Our image, after Our likeness, to rule over the fish of the sea and the birds of the air, over the livestock, and over all the earth itself and every creature that crawls upon it.” So God created man in His own image; in the image of God He created him; male and female He created them.

Berean Standard Bible

Public Domain

Baca selengkapnya...
Genesis 3:7

And the eyes of both of them were opened, and they knew that they were naked; so they sewed together fig leaves and made coverings for themselves.

Berean Standard Bible

Public Domain

Baca selengkapnya...
Genesis 3:22-24

Then the Lord God said, “Behold, the man has become like one of Us, knowing good and evil. And now, lest he reach out his hand and take also from the tree of life, and eat, and live forever...” Therefore the Lord God banished him from the Garden of Eden to work the ground from which he had been taken. So He drove out the man and stationed cherubim on the east side of the Garden of Eden, along with a whirling sword of flame to guard the way to the tree of life.

Berean Standard Bible

Public Domain

Baca selengkapnya...
Genesis 22:1-18

Some time later God tested Abraham and said to him, “Abraham!” “Here I am,” he answered. “Take your son,” God said, “your only son Isaac, whom you love, and go to the land of Moriah. Offer him there as a burnt offering on one of the mountains, which I will show you.” So Abraham got up early the next morning, saddled his donkey, and took along two of his servants and his son Isaac. He split the wood for a burnt offering and set out for the place God had designated. On the third day Abraham looked up and saw the place in the distance. “Stay here with the donkey,” Abraham told his servants. “The boy and I will go over there to worship, and then we will return to you.” Abraham took the wood for the burnt offering and placed it on his son Isaac. He himself carried the fire and the sacrificial knife, and the two of them walked on together. Then Isaac said to his father Abraham, “My father!” “Here I am, my son,” he replied. “The fire and the wood are here,” said Isaac, “but where is the lamb for the burnt offering?” Abraham answered, “God Himself will provide the lamb for the burnt offering, my son.” And the two walked on together. When they arrived at the place God had designated, Abraham built the altar there and arranged the wood. He bound his son Isaac and placed him on the altar, atop the wood. Then Abraham reached out his hand and took the knife to slaughter his son. Just then the angel of the Lord called out to him from heaven, “Abraham, Abraham!” “Here I am,” he replied. “Do not lay a hand on the boy or do anything to him,” said the angel, “for now I know that you fear God, since you have not withheld your only son from me.” Then Abraham looked up and saw behind him a ram in a thicket, caught by its horns. So he went and took the ram and offered it as a burnt offering in place of his son. And Abraham called that place The Lord Will Provide. So to this day it is said, “On the mountain of the Lord it will be provided.” And the angel of the Lord called to Abraham from heaven a second time, saying, “By Myself I have sworn, declares the Lord, that because you have done this and have not withheld your only son, I will surely bless you, and I will multiply your descendants like the stars in the sky and the sand on the seashore. Your descendants will possess the gates of their enemies. And through your offspring all nations of the earth will be blessed, because you have obeyed My voice.”

Berean Standard Bible

Public Domain

Baca selengkapnya...
Psalm 19:1-2

For the choirmaster. A Psalm of David. The heavens declare the glory of God; the skies proclaim the work of His hands. Day after day they pour forth speech; night after night they reveal knowledge.

Berean Standard Bible

Public Domain

Baca selengkapnya...
Materi gratis

Ingin memahami Alkitab lebih dalam?

Bergabung dengan pendalaman Alkitab

Transkrip

Indonesian (Isa)
Allah Maha Besar, Luhur dalam Kekuasaan, Agung mengatasi segala sesuatu. Langit menceritakan kemuliaan-Nya, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya. Hari lepas hari, mereka terus menceritakannya, dan malam lepas malam, mereka memberitakannya. Allah menciptakan langit dan bumi. Ia juga membentuk manusia dari debu tanah, dan mengembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya. Allah menciptakan laki-laki dan perempuan menurut citra-Nya, agar mereka dapat berhubungan dengan-Nya. Awalnya, manusia menghormati dan memuliakan Allah, serta hidup selaras dengan kehendak-Nya. Sampai pada suatu hari, iblis berhasil membujuk perempuan itu makan buah terlarang, dan memberikannya juga kepada laki-laki tersebut. Akibatnya, manusia mendurhaka terhadap Allah, dan mengikuti jalannya sendiri. Sebagai upah dosanya, manusia dipisahkan dari Allah, dan diusir dari Taman Firdaus. Tetapi Allah tetap mengasihi manusia. Ia tidak ingin dipisahkan dari ciptaan-Nya. Namun bagaimanakah Allah dapat disebut suci dan adil, jikalau Ia tidak menghukum dosa manusia? Di dalam Kitab Suci, Allah menyatakan rencana-Nya untuk menyelamatkan dunia dari hukuman. Orang pertama yang memahami rencana ini adalah Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim adalah orang yang benar. Allah berjanji untuk memberkahinya, dan menjadikan keturunannya sebanyak pasir di laut, dan bintang di langit. Untuk menguji ketaatannya, Allah meminta Nabi Ibrahim mempersembahkan anaknya sebagai kurban kepada Allah. Nabi Ibrahim beriman kepada Allah dan menaatinya. Tetapi waktu ia mengangkat pisau untuk membunuh anaknya, malaikat Allah menghentikannya. Ia melihat bahwa Nabi Ibrahim takut kepada Allah dan menaati-Nya. Kemudian Nabi Ibrahim melihat sekor domba jantan yang tanduknya tersangkut dalam belukar, dan ia mengorbankan domba jantan itu sebagai pengganti anaknya. Demikianlah Allah menunjukkan kepada Nabi Ibrahim bahwa domba atau hewan sejenisnya harus disembelih untuk menutupi dosa. Sampai tiba saatnya Allah menyediakan kurban yang sempurna untuk membayar semua dosa manusia. Dosa yang memisahkan manusia dari Allah diganti dengan kurban yang memulihkan hubungan tersebut. Kitab suci memberitahukan tentang dia yang akan datang untuk menjadi kurban yang sempurna bagi dosa-dosa manusia. Sebagaimana domba jantan menggantikan anak Nabi Ibrahim, demikian pula ia akan menggantikan manusia agar manusia dapat diampuni. Banyak orang menyebutnya Al-Masih yang datang untuk mendamaikan manusia dengan Allah, sekali untuk selama-lamanya. Para nabi telah meramalkan secara rinci banyak hal tentang Al-Masih beratus-ratus tahun sebelum kedatangan-Nya. Nabi Yesaya meramalkan bahwa kelahiran-Nya akan merupakan suatu mukjizat. Seorang perawan akan mengandung seorang anak yang akan disebut Sang Anak yang datang dari Allah. Nabi Mika meramalkan bahwa al-Masih akan lahir di Bethlehem. Sementara Nabi Zakaria meramalkan bahwa ia akan memasuki Yerusalem dengan menunggang seekor kledai dan dikhianati oleh salah seorang pengikut-Nya. Nabi Yesaya meramalkan apa yang akan dilakukan oleh Al-Masih ketika Ia datang. Dia yang dipilih Allah akan menyampaikan kabar baik kepada yang tertindas, membalut hati yang hancur, membebaskan para tawanan, dan mengumumkan tahun rahmat Allah kepada umat-Nya. Jadi siapakah Al-Masih itu? Pada abad pertama datanglah seorang Nabi yang bernama Isa. Banyak yang berpikir bahwa Dialah yang kedatangan-Nya telah diramalkan para nabi sebelumnya. Benarkah demikian? Apakah hidup-Nya memenuhi ramalan-ramalan itu? Apakah Isa lebih dari sekedar Nabi? Berikut ini adalah riwayat hidup-Nya berdasarkan catatan para saksi mata yang tercantum dalam Kitab Suci. Agar kita dapat mengerti dan menarik manfaat dari kehidupan Isa, maka diri Isa diperankan oleh seorang aktor yang sebenarnya tidak satupun aktor yang layak memerankan-Nya.
JesusFilm