Kursus Orang Percaya Baru·3 dari 10

3. Kehidupan Setelah Kematian

Jika Yesus masih mati, kita tidak dapat mengalami kehidupan-Nya. Roh-Nya yang hidup di dalam diri kita adalah salah satu karunia terbesar yang Dia tawarkan.

Pertanyaanmu

Ayat Alkitab

Bagikan
1 Corinthians 15:1-5

Now, brothers, I want to remind you of the gospel I preached to you, which you received, and in which you stand firm. By this gospel you are saved, if you hold firmly to the word I preached to you. Otherwise, you have believed in vain. For what I received I passed on to you as of first importance: that Christ died for our sins according to the Scriptures, that He was buried, that He was raised on the third day according to the Scriptures, and that He appeared to Cephas and then to the Twelve.

Berean Standard Bible

Public Domain

Baca selengkapnya...
Materi gratis

Ingin memahami Alkitab lebih dalam?

Bergabung dengan pendalaman Alkitab

Transkrip

Indonesian (Yesus) (bahasa Indonesia)
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa begitu penting bagi Yesus untuk bangkit kembali setelah mati bagi kita? Mari kita bayangkan sejenak apa yang dapat diberikan oleh orang mati kepada kita. Dapatkah ia memberi kita kehidupan? Tidak, dia sudah mati. Bagaimana dengan persahabatan? Hmmm, mungkin tidak. Bagaimana dengan memberi kita kekuatan untuk mengubah hidup kita? Nah, Anda melihat masalahnya. Kabar baiknya adalah karena Yesus hidup kembali dan masih hidup, Dia dapat mengubah segalanya. Tetapi bagaimana Dia bisa hidup kembali? Yesus benar-benar murni. Itu berarti kejahatan yang membunuh kita tidak bisa menahan-Nya di dalam kubur. Dia adalah satu-satunya orang yang begitu baik sehingga Dia dapat menaklukkan kematian! Tidak hanya memperbaiki kerusakan kita, tetapi juga menghapuskan kejahatan kita dan memberi kita hidup bersama-Nya. Kehidupan yang penuh kebebasan dan sukacita, yang dicurahkan dalam kasih dan pelayanan kepada-Nya. Karena kehidupan yang Dia berikan tidak pernah berakhir.
JesusFilm