Segmen
Undangan Mengenal Yesus Secara Pribadi
6 mntFHD
Anticipate the Resurrection·29 dari 29Klip 29 dari 29
Undangan Mengenal Yesus Secara Pribadi
Seorang pembawa cerita memberi ajakan untuk mengenal Allah secara pribadi. Ajakan ini terbuka bagi semua orang. Hal ini berarti berpaling pada Allah dan menyerahkan hidup kita pada Yesus yang mengampuni dosa-dosa kita. Kita dapat bicara denganNya dalam doa ketika kita siap menjadi pengikut Yesus.
PertanyaanPertanyaan terkait
PertanyaanmuAyat Alkitab
BagikanTranskrip
Indonesian (Yesus) (bahasa Indonesia)
Sejak dahulu para nabi menulis dalam Kitab Suci,
bahwa Allah menyatakan Mesias akan datang untuk menjadi Juru Selamat dunia.
Kehidupan Yesus membuktikan Ia adalah Juru Selamat itu.
Nabi Yesaya memberitahukan bahwa: “Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki.”
Berabad-abad kemudian kelahiran Yesus merupakan penggenapan nubuat tersebut.
Kitab suci menyatakan bahwa kelahiran-Nya yang ajaib adalah tanda Anak tersebut adalah Mesias,
yaitu yang disebut Anak Allah yang Maha tinggi.
Kita melihat kenyataan ini melalui kehidupan-Nya: Ia menyembuhkan orang sakit,
mengampuni dosa, membawa kembali orang kepada Allah, dan menjanjikan suatu tempat dalam Kerajaan Allah yang kekal.
Ia menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan dosa umat manusia
Kebangkitan-Nya mengalahkan kematian menunjukkan kekuasaan-Nya atas maut.
Yesus berkata, "Aku memiliki kuasa untuk menyerahkan nyawa-Ku, dan juga kuasa mengambilnya kembali."
Kehidupan Yesus tidak hanya menggenapi tulisan para nabi
tapi juga meneguhkan kebenaran firman Allah yang kudus.
Yesus adalah Firman Allah. Di dalam Yesus, Allah menyatakan diri-Nya kepada umat manusia.
Yesus datang untuk memberikan kehidupan yang sesungguhnya, sama seperti ketika manusia pertama kali diciptakan.
Tetapi mereka menyalah-gunakan kepercayaan Allah, dan tidak menuruti perintah-Nya.
Di dalam Kitab Suci tertulis, "Semua manusia telah berbuat dosa" dan "Upah dosa adalah maut."
Manusia yang berdosa tidak dapat hidup bersekutu dengan Tuhan.
Akan tetapi sebagaimana Allah menyediakan domba jantan sebagai pengganti anak Abraham,
demikian juga Ia mengirimkan Yesus, Sang Juruselamat, untuk mati ganti kita.
Kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya,
memulihkan hubungan antara Allah dengan semua orang yang percaya kepada-Nya.
Sebab itu, barangsiapa mengikut Yesus tidak saja diampuni
tapi juga diselamatkan dari hukuman Allah dan memiliki hidup yang kekal.
Setelah Yesus bangkit dari kematian, Dia berkata,
"Allah mengampuni orang-orang berdosa yang bertobat dan berbalik kepada-Nya."
Yesus juga berkata bahwa Ia akan mengutus Roh Kudus untuk menunjukkan kebenaran,
dan memberi kekuatan dalam mengikut Kristus.
Ketika perempuan berdosa bertobat dan mulai mengikut Yesus, Ia berkata kepadanya,
"Dosamu telah diampuni. Imanmu telah menyelamatkan engkau."
Siapapun dapat diselamatkan oleh kasih Allah, melalui iman kepada Yesus. Yesus memiliki kuasa untuk mengampuni dosa.
Barangsiapa bersedia mengikut Yesus, mereka dapat memulai hubungan persekutuan dengan Allah.
Jika Saudara bersedia, ikutilah doa berikut ini dalam hati Saudara.
Ya Tuhan, Engkaulah kebenaran.
Saya mengaku dosa atas pelanggaran saya.
Terima kasih atas kematian-Mu di kayu salib bagi dosa-dosa saya.
Saya mengaku dan bertobat dari dosa-dosa saya.
Saya membuka pintu hati dan menerima Engkau sebagai Juruselamat dan Tuhan saya.
Terima kasih telah mengampuni dosa-dosa saya
dan memberikan hidup yang kekal.
Berikanlah kuasa Roh kudus-Mu dan tunjukkanlah jalan bagiku.
Berikanlah kekuatan untuk aku hidup sesuai kehendak-Mu.
Dan biarlah semua orang memuji dan memuliakan nama-Mu. Amin.
Yesus berkata kepada para pengikut-Nya: “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku;
Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku.” Untuk mengalami hidup yang berkelimpahan yang dijanjikan Yesus,
maka para pengikut-Nya berbicara kepada Allah setiap hari melalui doa dan membaca firman-Nya.
Mereka menceritakan kepada orang lain tentang Allah dan bersekutu dengan mereka yang mengasihi dan mengikut-Nya.
Mereka mengingat perkataan Yesus sebelum Ia naik ke sorga,
“Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di bumi dan di sorga…
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”